Monday, December 5, 2016

PERAN PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK DALAM INSTALASI LISTRIK


PERAN PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK DALAM INSTALASI LISTRIK

 1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
            Perkembangan dunia pendidikan pada saat ini tidak dipungkiri telah memasuki era baru, serta era ilmu pengetahuan dan informasi di berbagai bidang. Pendidikan sekarang tidak lagi dimaksudkan untuk sekedar mendapatkan pengetahuan. Tetapi lebih diarahkan agar anak didik memiliki keterampilan tertentu agar dapat bersaing dengan lingkungannya.
            Di setiap kejuruan teknik baik tingkat SMK atau perguruan tinggi pada saat dimulainya awal tahun atau masuknya seorang siswa pada tahun ajaran baru pasti ada mata pelajaran atau mata kuliah gambar teknik. Gambar teknik tentunya disesuaikan dengan kejuruan masing-masing. Kejuruan bangunan atau sipil gambar tekniknya tentang bangunan, sedangkan kejuruan elektro berkaitan dengan elektronika.
            Terkadang kita sebagai insan teknik sering mengacuhkan dan mengesampingkan mengenai gambar teknik itu sendiri. Tetapi sebenarnya gambar teknik tersebut memiliki beberapa manfaat bagi mahasiswa teknik maupun orang umum. Contohnya pada Jurusan Teknik Elektro, jika seorang engineer atau teknis akan merencanakan rancangan instalasi listrik penerangan rumah tinggal. Sebagai tenaga ahli elektronika jika ia akan membuat suatu proyek alat arus lemah atau elektronika, pastilah akan menggambar terlebih dahulu layout rangkaian elektroniknya sebelum diterapkan di Printed Circuit Board.
            Pada perancangan instalasi listrik skala sangat diperlukan dalam menggambar perencanaan instalasi tersebut. Dengan gambar kita bias mengestimasi atau menghitung biaya yang akan dibutuhkan untuk instalasi tersebut. Selain manfaat tersebut, gambar teknik dapat pula meningkatkan keterampilan dalam perancangan instalasi.
            Meskipun terdapat manfaat gambar teknik, masih ada beberapa kekurangan seperti perlunya komponen ataupun alat yang lengkap dalam pembelajaran. Selain itu, perlunya pula media pembelajaran yang dapat menunjang pembelajaran gambar teknik tersebut. Dalam instalasi listrik, tentunya kita terlebih dahulu membuat rancangan-rancangan yang akan dibuat. Oleh sebab itu gambar teknik disini menjadi begitu dibutuhkan. Seperti rancangan tata letak yang menunjukkan dengan jelas tata letak perlengkapan listrik beserta sistem kendalinya. Seperti titik lampu, saklar, motor listrik. Dan juga rancangan hubungan peralatan atau pesawat listrik dengan pengendalinya.
            Menurut Warren L. Luzadder (2008:2),“Technical drawing is a graphic language that is used universally by engineers to describe the scape and size of structures. Oleh karenanya, gambar teknik dapat digunakan secara menyeluruh termasuk pada bidang elektro yaitu instalasi listrik sehingga dengan gambar teknik ini, mahasiswa dapat merancang instalasi listrik dengan baik.
1.2              Rumusan Masalah
a.                   Apakah yang dimaksud dengan gambar teknik?
b.                  Bagaimana peranan pembelajaran gambar teknik dalam instalasi listrik?
c.                   Mengapa pembejaran gambar teknik dibutuhkan dalam instalasi listrik?
1.3              Tujuan Masalah
a.                   Menjelaskan pengertian gambar teknik.
b.                  Menjelaskan peranan pembelajaran gambar teknik dalam instalasi listrik.
c.                   Menjelaskan alasan pembelajaran gambar teknik dibutuhkan dalam instalasi listrik.
2. Bahasan
2.1 Pengertian Gambar Teknik
            Menurut F.H. Homan dan Ir. Sutomo Wongsocitro, Gambar teknik adalah bahasa yang dipergunakan antara perancang dan pelaksana. Seperti bahasa selalu harus dipelajari dengan sungguh-sungguh. Terdapat banyak pengertian yang dikemukakan oleh para ahli, termasuk ahli yang berasal dari luar negeri yaitu Warren L. Luzzader (2008:2),”Technical drawing is a graphic language that is used universally by engineers to describe the scape and size of structures and mechanism”.
            Gambar teknik terdiri dari simbol, garis, dan tulisan tegak yang bersifat tegas. Digunakan untuk memberikan penjelasan lengkap tentang suatu benda atau konstruksi, berdasarkan ketentuan dan standar teknik yang sudah disepakati oleh badan standarisasi, baik itu nasional maupun internasional. Gambar adalah suatu metode yang digunakan seseorang untuk menyampaikan maksud gambar dalam proses komunikasi, penyampaian informasi agar maksud dari gambar tersebut dapat dipahami dengan mudah. Sehingga gambar teknik merupakan cara yang tepat dalam mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan dunia elektro seperti instalasi listrik. Gambar teknik dibuat dengan menggunakan cara-cara, ketentuan-ketentuan, aturan-aturan yang telah disepakati bersama oleh para ahli. Jadi dalam menggambar teknik tersebut haruslah mengacu pada aturan-aturan tersebut. Dari pembuatannya gambar teknik bisa dibuat secara manual atau dengan alat. Gambar teknik manual dibuat dengan tangan dan tanpa bantuan alat gambar.
            Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa gambar teknik merupakan perpaduan antara gambar seni dan gambar sains yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beberapa problem keteknikan. Seni dalam hal ini mengenai aspek keindahan bentuknya, sedangkan sains menyangkut segi ukuran, kekuatan, ketahanan, bahan, efisiensi, cara mengerjakan dan sebagainya. Dengan demikian bentuk harus dibuat seindah mungkin, tetapi faktor-faktor sains lebih diutamakan dalam gambar teknik.
2.2 Peranan Gambar Teknik dalam Instalasi Listrik
Dalam pembuatan sebuah rancangan instalasi listrik, tentunya harus paham dan mahir mengenai bermacam-macam gambar yang berkaitan dengan instalasi. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk belajar mengenai gambar-gambar yang berada pada dunia kelistrikan. Bisa melalui bahan ajar ataupun referensi yang lain. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan informasi, alat dan teks yang digunakan untuk membantu guru atau instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Menurut Majid, Abdul (2007:174),”Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis”. Bahan yang tertulis dapat diibaratkan seperti buku panduan yang digunakan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran.
Bahan ajar yang tidak tertulis dapat diambil contoh seperti apabila seorang siswa melaksanakan kegiatan praktek. Jadi, siswa melihat langsung objek yang dipelajari. Dalam hal perancangan instalasi listrik, tentunya juga membutuhkan sebuah bahan ajar yang dapat menunjang kemampuan seseorang untuk membuat rancangan yang diinginkan. Bahan ajar yang dapat digunakan tentunya yang linear dengan hal tersebut. Salah satunya dengan pembelajaran gambar teknik. Sebab didalam pembelajaran gambar teknik terdapat berbagai macam jenis gambar yang akan digunakan dalam perancangan instalasi. Dalam suatu perancangan, produk yang dihasilkan adalah gambar dan analisa. 
Gambar adalah bahasa teknik yang diwujudkan dalam kesepakatan simbol. Gambar ini dapat berupa gambar sket, gambar perspektif, gambar proyeksi, gambar denah serta gambar situasi. Oleh sebab itu, gambar teknik sangat berperan di dalam pembuatan sebuah rancangan instalasi listrik. Selain peranan diatas, terdapat peranan yang lain dalam instalasi listrik yaitu gambar teknik berperan sebagai bahasa tertulis dalam bentuk gambar antara perencana dan pelaksana. Sebagai konsekuensinya antara perencana dan pelaksana harus benar-benar memahami, dalam arti harus dapat membuat, membaca, dan mengoreksi gambar. Didalam gambar teknik juga terdapat seni (mengandung seni), tetapi juga harus memperhatikan aturan-aturan tertentu. Seperti di Indonesia dalam dunia teknik listrik aturan yang ada antara lain PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). Sehingga dalam pembuatannya harus dengan hati-hati dan teliti.
            Sedangkan untuk pengertian instalasi listrik sendiri adalah saluran listrik beserta gawai maupun peralatan yang terpasang baik didalam maupun diluar bangunan untuk menyalurkan arus listrik. Dan untuk rancangan instalasi listrik haruslah memenuhi ketentuan PUIL 2000 dan peraturan yang terkait didalam Udndang-undang. Jadi untuk membuat rancangan tersebut harus sesuai dan paham akan jenis-jenis dan komponen yang terdapat dalam rancangan tersebut. Sehingga gambar teknik sangat berperan dalam hal ini. Seperti sekarang ini, didalam Sekolah Menengah Kejuruan sudah terdapat jurusan ataupun mata pelajaran mengenai instalasi listrik yang didalamnya terdapat pembelajaran gambar teknik.
Oleh karenanya, dalam hal ini pembelajaran gambar teknik begitu berperan agar para siswa dapat memahami dan mengerti mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perancangan instalasi listrik. Agar siswa tersebut tidak salah dan tetap sesuai dengan aturan oleh pemerintah dan tidak mengakibatkan kesalahan dalam rancangannya. Dapat dikatakan bahwa pembelajaran gambar teknik inilah dasar atau pondasi seseorang dalam perancangan sebuah instalasi listrik. Tentu saja apabila sebuah pondasinya sudah baik, benar dan sesuai, maka hasil akhirnya sudah pasti baik pula. Pembelajaran gambar teknik disini dapat diartikan sebagai bahan tertulis yang dapat digunakan oleh guru dan siswanya didalam proses pembelajaran, sesuai dengan argument Abdul Majid yang telah dijelaskan sebelumnya. Pembelajaran gambar teknik dapat berperan sangat besar dalam perancangan instalasi listrik. Yang salah satunya melalui pendidikan. Sebab pendidikan mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan sumber daya manusia. Dengan begitu, peserta didik akan dapat merancang instalasi listrik dengan baik dan benar dengan pembelajaran gambar teknik ini.
            Contohnya adalah di SMK yang sudah terdapat mata pelajaran gambar teknik disekolahnya. Tentulah mereka mengajarkan pelajaran gambar teknik tersebut dengan menggunakan sebuah bahan ajar yang relevan. Yang sesuai dengan pengertian bahan ajar itu sendiri. Pada paragraf satu telah dijelaskan pengertian bahan ajar menurut Abdul Majid. Menurut Sunaryo (1989:76),”Bahan ajar adalah materi yang dicetak atau media yang lain yang khusus digunakan dalam peristiwa pengajaran”. Didalam argumen Sunaryo tersebut, dapat disimpulkan pembelajaran gambar teknik sendiri menggunakan bahan ajar yang tidak dicetak, sebab pembelajarannya menggunakan gambar-gambar. Sebab didalam perancangan instalasi listrik menggunakan komponen-komponen yang dalam pembelajaran gambar teknik ini dijelaskan dalam bentuk gambar.
2.3 Alasan Pembelajaran Gambar Teknik Dibutuhkan dalam Instalasi Listrik
Didalam merancang sebuah instalasi listrik, dibutuhkan keahlian dan pengetahuan mengenai komponen serta bahan, dan alat yang digunakan. Sedangkan pengetahuan tentang hal tersebut dapat didapat didalam pembelajaran gambar teknik. Alasannya sebab gambar teknik sendiri memiliki fungsi, seperti : gambar teknik berfungsi sebagai bahasa tertulis dalam bentuk gambar antara perencana dan pelaksana, gambar teknik sebagai sumber informasi dan komunikasi. Maksud dari sebagai bahasa tertulis dalam bentuk gambar adalah gambar teknik sebagai pembelajaran yang berupa gambar yang digunakan dalam sebuah perancangan. Seperti gambar dari beberapa komponen yang akan digunakan dalam perancangan yaitu gambar tentang simbol baterai, kapasitor chassis dan ground, koneksi dan hubungan percabangan, induktor, komponen relai, resistor, saklar, ukuran gambar simbol. Dengan mengetahuinya maka dalam merancang rangkaian akan lebih mudah.
Alasan berikutnya adalah didalam pembelajaran gambar teknik terdapat gambar instalasi penerangan yang meliputi simbol-simbol umum, macam-macam rangkaian yang bisa digunakan dalam perancangan instalasi listrik. Dengan ini, maka pembelajaran gambar teknik sangat penting dalam instalasi listrik. Peserta didik akan dapat meletakkan komponen-komponen sesuai dengan tempatnya, dan menyambungkannya dengan komponen lain dengan tepat. Agar tidak terjadi kesalahan didalam rangkaiannya. Selain itu, peserta didik juga akan paham bagaimana cara memasang komponen tersebut. Dengan simbol-simbol umum yang terdapat dalam pembelajaran gambar teknik, maka peserta didik akan dapat membedakan dari berbagai komponen yang sesuai dalam rangkaiannya.
Dengan begitu, rancangan instalasi listrik yang dibuat oleh peserta didik tidak akan mengalami kesalahan dan konslet. Sebab telah mempelajari gambar teknik yang dapat menunjangnya. Didalam pembelajaran gambar teknik juga menjelaskan mengenai macam-macam hubungan saklar. Jadi, ini sangat berguna apabila akan merancang suatu instalasi listrik. Karena saklar adalah komponen yang penting dalam suatu perancangan instalasi.
Selain yang dijelaskan diatas, terdapat alasan yang lain yaitu gambar teknik sebagai sebuah alat untuk menyatakan maksud atau pemikiran dari seseorang. Selain itu, gambar teknik juga sebagai penerusan informasi. Maksudnya disini adalah gambar bagaimanapun juga merupakan bahasa teknik, oleh karena itu diharapkan bahwa gambar harus meneruskan keterangan-keterangan secara tepat dan objektif. Begitu pula didalam instalasi listrik, gambar teknik juga melakukan peran tersebut. Yaitu apabila seseorang (peserta didik) akan membuat rancangan mengenai instalasi listrik, tentulah dia akan meluapkan pemikirannya tersebut. Pertama pastilah dia akan menggambar rancangannya tersebut. Oleh karena itu, peserta didik haruslah mengerti mengenai pembelajaran tersebut. Dengan memperhatikan ketepatan dan objektifnya.
Menurut F.H. Homan dan Ir. Sutomo Wongsocitro (2008:2),”Gambar teknik adalah bahasa yang dipergunakan antara perancangan dan pelaksana”. Alasan diatas sesuai dengan pemikiran pakar tersebut. Yaitu alat untuk menyatakan maksud atau pemikiran dari seseorang. Jadi, gambar teknik dibutuhkan dalam instalasi listrik dengan alasan-alasan yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan demikian, pembelajaran gambar teknik sangat dibutuhkan dalam instalasi listrik, karena banyak peran (alasan) yang dapat menunjang hal tersebut. Selain itu, peserta didik akan lebih paham dan dalam merangkai rancangan instalasi listrik dengan baik dan benar. Dan juga, peserta didik tersebut akan dapat memanfaatkan pengetahuannya tersebut dengan membuat instalasi listrik dengan menggunakan pembelajaran gambar teknik yang sudah didapat sebelumnya. Jadi, dalam merancangnya tidak terjadi kesalahan dan konslet.
Peserta didik akan paham mengenai komponen-komponen yang digunakan dalam rancangan instalasinya. Yang telah tersaji dalam bentuk gambar yaitu dalam pembelajaran gambar teknik. Yang telah diajarkan oleh guru ataupun dosen mereka.
3.    Simpulan
a. Gambar teknik merupakan perpaduan antara gambar seni dan gambar sains yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beberapa problem keteknikan. Yang terdiri dari simbol, garis, dan tulisan tegak yang bersifat tegas. Gambar teknik dapat dibuat dengan menggunakan cara-cara, ketentuan-ketentuan, aturan-aturan yang telah disepakati bersama oleh para ahli. Yaitu berdasarkan ketentuan dan standart teknik yang sudah disepakati oleh badan standarisasi.
b. Pembelajaran gambar teknik berperan dalam instalasi listrik yaitu gambar teknik sebagai bahasa tertulis dalam bentuk gambar antara perencana dan pelaksana, didalam pembelajaran gambar teknik terdapat berbagai macam jenis gambar yang akan digunakan dalam perancangan instalasi listrik. Selain itu, gambar teknik juga berperan sebagai dasar atau pondasi seseorang dalam membuat rancangannya. Yang didalamnya terdapat berbagai komponen yang dapat digunakan untuk merancang sebuah rancangan instalasi listrik yang penyajiannya dalam bentuk gambar-gambar.
c. Pentingnya pembelajaran gambar teknik dalam instalasi listrik yaitu didalam merancang sebuah instalasi listrik, dibutuhkan keahlian dan pengetahuan terkait komponen, bahan, dan alat yang digunakan. Dan pengetahuan tersebut terdapat dalam pembelajaran gambar teknik. Selain itu, didalam gambar teknik juga terdapat gambar instalasi penerangan yang meliputi simbol-simbol umum, macam rangkaian yang dapat digunakan dalam perancangan instalasi listrik. Sehingga dengan pembelajaran gambar teknik ini, peserta didik akan mampu merancang instalasi listrik dengan baik dan benar dengan tidak terjadi kesalahan dan konslet.

Daftar Rujukan
Luzadder, Warren L. 2008. Pengenalan Gambar Teknik dan Gambar Piktorial. Labsheet Universitas Negeri Yogyakarta.hlmn(1-3).  http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Drs.%20Sukir,%20M.T./Labsheet%20Gambar%20Teknik.pdf diunduh tanggal 15 maret 2016 pukul 11.25 WIB.
Homan, F.H dan Ir. Sutomo. 2008. Pengenalan Gambar Teknik dan Gambar Piktorial dalam Labsheet Universitas Negeri Yogyakarta.hlmn(1-3).     http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Drs.%20Sukir,%20M.T./Labsheet%20Gambar%20Teknik.pdf diunduh tanggal 15 maret 2016 pukul 11.25 WIB.
Sunaryo. 1989. Pengembangan Bahan Ajar Iinteraktif Pada Mata Pelajaran Instalasi Tenaga Listrik. Skripsi S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang.hlmn(18-20).    lib.unnes.ac.id/18582/1/5301407007.pdf diunduh tanggal 15 maret 2016 pukul 11.25 WIB.WIB.
Majid, Abdul. 2007. Pengembangan Bahan Ajar Iinteraktif Pada Mata Pelajaran Instalasi Tenaga Listrik. Skripsi S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang.hlmn(18-20).    lib.unnes.ac.id/18582/1/5301407007.pdf diunduh tanggal 15 maret 2016 pukul 11.25 WIB.

Arifin, Muhtar. 2015. Pengertian dan Fungsi Gambar Teknik.     http://www.autocadtangerang.com/2015/11/pengertian-dan-fungsi-gambar-teknik.html?m=1 diunduh tanggal 12 April 2016 pukul 08.45 WIB.

No comments:

Post a Comment